Mengenal Formula VLOOKUP


vlookup Kali ini kita akan belajar tentang formula Excel VLOOKUP. VLOOKUP digunakan untuk mengambil nilai dari suatu tabel yang sudah kita tentukan. Misalnya rekan-rekan mempunyai satu tabel yang berisi dengan data karyawan, dan kita ingin di sheet penggajian, ketika di ketik nomor induk (NIK)-nya secara otomatis keluar nama dan jabatan, VLOOKUP akan membantu anda.

Langsung aja ya, karena VLOOKUP membutuhkan tabel sumber data, maka anda harus membuatnya terlebih dahulu. Dalam kasus saya ini, saya akan membuat tabel yang berisi dengan data karyawan, saya mensimulasikannya dengan membuat kolom NIK, Nama Karyawan dan Jabatan.

vlookup1

Nah, lalu buat tabel pekerjaan, dalam kasus saya adalah tabel penggajian karyawan. Dalam tabel ini saya menginginkan ketika saya mengetikan NIK dari salah satu karyawan, maka nama dan jabatan-nya akan muncul secara otomatis. Disinilah anda akan memakai VLOOKUP, VLOOKUP mempunyai sintaks seperti ini: VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, range_lookup).

Penjelasannya sebagai berikut:

  1. lookup_value: adalah cell atau range cell yang akan di isi dengan NIK yang akan di minta, dalam kasus ini terletak di tabel penggajian.
  2. table_array: adalah cell atau range cell yang berisi data sumber anda.
  3. col_index_num adalah akan menampilkan kolom keberapa dari data sumber anda. Kalau dalam contoh saya di atas berarti NIK adalah kolom 1, nama jabatan adalah kolom 2, dst.
  4. range_lookup diisi dengan FALSE atau TRUE. Parameter ini jika di isi dengan TRUE atau dikosongkan akan mencari data persis sama dengan data sumber dan sebaliknya.

Misalnya, jika saya mempunyai range pencarian data dari B4 sampai B17, dan data sumber di Sheet Reff dan mempunyai range cell B3 sampai D12 dan anda akan menampilkan nama karyawan, maka anda dapat menuliskan rumus seperti ini: =VLOOKUP($B$4:$B$17;Reff!$B$3:$D$12;2).

Jika VLOOKUP tidak mendapati data atau permintaan data maka dia akan menghasilkan Not Available string yaitu N/A, untuk ‘membersihkan’-nya anda dapat menggabungkan dengan rumus ISERROR sehingga rumus akan menjadi seperti ini: =IF(ISERROR(VLOOKUP($B$4:$B$17;Reff!$B$3:$D$12;2));""; (VLOOKUP($B$4:$B$17;Reff!$B$3:$D$12;2))).

Mudah bukan? Rekan-rekan dapat mengambil contoh VLOOKUP di-sini.

Tentang Aldemar Haloho

Nothing Special From Me But Keep Trying To Make Special Thing.
Pos ini dipublikasikan di FORMULA EXCEL. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s